Seorang Pegawai Negeri Pamekasan Menolak Jabatannya Dinaikkan

Saidi, seorang pegawai negeri sipil di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, melakukan langkah berani. Dia menolak keputusan Bupati Pamekasan Kholilurrahman yang memutasinya ke jabatan lain. Padahal dengan mutasi itu jabatan Saidi naik satu strip dari IV A menjadi golongan IV B. “Saya menolak dimutasi karena jabatan baru saya tidak sesuai dengan bidang keahlian saya,” kata Saidi dalam surat penolakan mutasinya yang diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pamekasan, Senin, 15 Agustus 2011.

Pada 3 Agustus 2011, Bupati Pamekasan mempromosikan jabatan Mohammad Saidi naik menjadi Kepala Seksi Pembangunan di Kelurahan Barurambat. Sebelumnya Saidi menjadi staf administrasi pada Bagian Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Pamekasan. 

Menurut Saidi, sebagai alumnus magister manajemen, jabatan baru yang ditawarkan kepadanya akan membuatnya tidak bisa menerapkan keahliannya. Sehingga pada 5 Agustus lalu, dia mengajukan surat penolakan mutasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pamekasan. “Saya tidak bisa mengabdikan diri kepada masyarakat karena itu bukan keahlian saya,” terangnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pamekasan, Khairul Kalam mengaku salut dengan sikap Saidi yang tidak gila jabatan. Penolakan Saidi, kata dia, menunjukkan proses mutasi di Pamekasan selama ini terkesan asal-asalan. “Ke depan bupati harus menempatkan pejabat sesuai dengan keahlian, supaya program pemerintah berjalan dengan tepat,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Pamekasan, Hadi Soewarso, mengatakan surat penolakan Saidi akan ditindaklanjuti dengan mencarikan posisi yang pas. “Kita sedang mencari posisi yang pas buat dia,” pungkasnya.

Download Soal-Soal CPNS Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>